Saturday, October 29, 2011

My Previous School Experience


I have a story when i Continue My Study from elementary school to junior high school
happy reading!

             When I was graduated from SMPN 8 Bogor I felt very happy, then I register to SMAN 6 Bogor. I thought that school was good and nearest school from my house. I registered to regular class with the national exam point and without any test. On my first day there, I met so many friends that I had never met before, but some of them are my junior highs school friends.
              When students are assigned to classes, I got X-8 classes, I didn’t know where the classroom was, so I went around searching. Finally I found my classroom. I was late to come so I sat in the back corner of the class. My friend next to me was Bio, I thought he was kind person. I didn’t like to sit in the back of the class. I looked for empty chair in front of the classroom then I realized that there was no girl in my class. I thought that school like Islamic school, but I was not worried about that and it could have an advantage. I wanted to be counted for PMDK.
              In My second days, I came earlier to school, so could sit in front of the teacher. When the class started, there was a women came in to my class. She looked very distinct then I knew she was our biology teacher. In the first lesson, she gave us a test and the result was very amazing, there was only three students passed that test, including me! I was very surprised and I thought tomorrow I would do better. I studied harder and my motto was “Just study hard to be successful and women will run to you” in the first and second semester I got first rank of the class. I am proud with my effort now. I liked the way of my teacher teach but it would be better to use a PBL (Problem Based Learning) and Student Centre Methods.

My Unforgettable Moment


This is My colourful Experience, happy reading!
                 
                  This is the story about My Ex-girlfriend and me. In my life, I have someone, someone who will never forget, someone who made my life so colourful. Someone who made me felt strong and survived. But now, I hated her because that was something happened, but I still love her.
                  When my birthday on December 27th 2010. I was her friend. She invited me to go to a cinema to watch Gulliver Travel’s movie. It was so surprise because it the twice I go to cinema. Just two of ours! I went there with my motorcycle. I knew she loved me. She bought me a popcorn and soft drink. In the middle of the film, I wanted to gents, I don’t know where it was, so she told me to go to the toilet when the film was finished. Otherwise, it would block other spectators. Oh my God, I could hold it any longer! When the film was ended, I was relieved and I directly went to the toilet. On the way to go home, I knew she will give me a chocolate that she made, but she was shy because my friend say the chocolate was too many butter and salty.
                   In the night I got a text from her. She give a guessing game, she asked me. Which ice cream do I like?  Cappuccino or caramel ? If you are wrong I would angry. Then do you know I right or wrong? I gave wrong but she wasn’t angry with me. Then she asked me, who is girl the closest to you? I didn’t answer it but I gave she a question. What something that I like? She could not answer and got confused, then I answer I like . . . (I mention her name). She was surprised, she directly said that she love me and we are began our relationship. The next day we are went to MC Donald to buy cappuccino ice cream. Our relationship during eight month is unforgettable moment. We are not in relationship anymore. We are mind our business and got a long distance relationship.


I'm sorry if i have a bad grammar, please leave a reply for correction :))

Kisah inspiratif

Pastinya kalian punya kisah inspiratif dalam diri kalian, ini adalah contoh kisah inspiratif dalam diri saya.         


          Cerita ini dimulai pada saat saya kelas tiga sma pada semester akhir, dimana saya harus menghadapi UN, menghadapi SNMPTN. saya sangat bersyukur saya dapat kesempatan SNMPTN atas usaha saya selama ini pada semester sebelumnya. Bahkan saya mendapatkan bidik misi dan saya sangat senang karena tidak perlu membayar biaya pendaftaran. Saya berencana meletakan IPB di pilihan pertama dan UNJ di pilihan kedua, karena saya pikir sekolah saya sudah mendapat kepercayaan dari kampus tersebut sehingga kesempatan saya menjadi lebih besar untuk lolos. Orang tua saya memang setuju dimanapun saya kuliah asalkan kampus itu memang minat saya. Saat itu saya juga ingin masuk STAN karena memang lulusannya terpercaya, bahkan memiliki ikatan dinas. saya sering mengikuti pelatihan STAN tersebut dan saya terlihat lebih unggul dibanding yang lain saat try out. Tetapi di lain sisi saya juga ingin menjadi guru, guru matematika. Saya sangat menyukai pelajaran itu sejak saya SD, terlihat bahwa nilai matematika saya memang unggul diantara yang lain. Sampai beranjak ke SMP saya masih menyukai matematika, bahkan saya ditugaskan menjadi asisten guru matematika di SMP saya. Saya melihat teman-teman saya banyak yang tidak bisa bahkan tidak menyukai pelajaran matematika. Saat UN, nilai matematika saya sempurna, keingininan menjadi guru matematika pun semakin kuat.
           Beranjak ke dunia SMA, saat kelas satu nilai matematika saya tetap bagus dan memang gurunya menyenangkan. Tetapi entah mengapa pada saat kelas dua SMA nilai saya menurun drastis, ada yang remidial. Saya sangat kesal sekali waktu itu, entah mengapa kelas dua saya banyak sekali membuang-buang waktu belajar hanya untuk bermain bersama teman-teman saya. Setelah saya teliti lagi ternyata memang guru itu tidak menyenangkan dan kurang meningkatkan minat siswanya untuk belajar. Saya tidak suka guru yang lemah lembut bahkan terkadang terlihat tugasnya hanya mengajar saja tetapi tidak membuat siswa menjadi mengerti.
           Saat kelas tiga SMA, saya bangkit lagi dari keterpurukan tersebut, saya mulai rajin belajar, mengikuti les dan kebetulan saat itu pacar baru saya adalah jurusan IPA juga sehingga kami dapat belajar bersama. Saat itu banyak sekali kegiatan try out, expo kampus. Kebetulan ada acara "Bedah kampus UI" dan banyak teman saya yang berpendapat kampus UI itu nomor satu. Di pintu masuk antrian saya melihat ribuan orang mengantri bahkan ada yang datang jauh dari pulau lain seperti sumatra hanya untuk mengikuti bedah kampus tersebut. Saya melihat jurusan ilmu komputer, disana saya menjadi tertarik dan ingin masuk lulusan tersebut karena saya memang suka memiliki bakat dalam komputer dan terkadang teman saya bertanya tenang masalah komputer kepada saya. Saya membayangkan lulusan kampus nomor satu itu adalah terpercaya dan mudah untuk mencari pekerjaan.
           Teman saya saat itu melihat lembar pmdk yang saya isi dan dia berkata "ngapain sih lu put ngambil IPB? Ga banget, lu pengen masuk UI kan? Yaudah masuk UI aja gue yakin lu pasti bisa" teman dan pacar saya berkata begitu. Sungguh galau rasanya saya waktu itu, bahkan setelah ayah saya mencari info tentang kampus IPB, dia berkata "Kamu mau masuk IPB? Gak mutu itu ka, entar kamu jurusan apa tapi malah kerjanya di bank. Liat tuh temen bapak kerjanya di jurusan kedokteran hewan, jadi apa coba kerjaannya?". Saya juga mengetahui ada universitas keguruan yang lebih bagus dibanding UNJ, yaitu UPI, kebetulan UPI ada di bandung jadi saya lebih dekat dengan pacar saya. Akhirnya dengan nekat saya mengganti pilihan yaitu UI di pilihan pertama dan UPI di pilihan kedua. Setelah UN Saya mengikuti lembaga bimbingan alumni UI agar bisa masuk UI. Setelah beberapa bulan berlalu saya menunggu, hasil SNMPTN undangan pun keluar. Tiap hari saya berdoa agar saya lolos dan saat saya buka hasilnya, ternyata terpampang tulisan merah "maaf anda tidak lolos SNMPTN tahun ini". Saya sangat kesal sekali, dada saya bagaikan dipukul. Saya sempat putus asa sejenak, ternyata usaha selama ini belum maksimal. Saya juga mendengar bahwa jika tidak lulus pilihan pertama di UI maka otomatis pilihan kedua akan gagal.
            Pada kesempatan di SNMTPN tulis ini saya sungguh belajar giat dan tetap semangat. Saya memilih UPI dan UNJ. Setiap hari saya belajar demi meneruskan sekolah saya. Setelah satu bulan akhirnya pengumuman pun keluar. Karena saat itu saya tidak punya modem jadi saya pergi ke rumah teman untuk membuka pengumuman. Jantung saya berdebar-debar saat itu, setelah menekan tombol enter, terpampang tulisan merah itu lagi. Ternyata saya gagal, sungguh cobaan yang sangat berat. Saya juga mencoba SIMAK-UI dan PENMABA UNJ namun tetap gagal. Pikiran saya sungguh kacau waktu itu. Pacar saya dapat di S1 Ilmu komunikasi Unpad jalur SNMPTN dan membuat saya jadi minder. Ayah saya bukan menyemangati saya dan malah beliau mulai meremehkan kemampuan saya. Entah berapa uang yang sudah dikeluaran.
            Akhirnya pilihan saya tinggal STAN, SSE, dan universitas swasta lain. Saya ternyata lolos di seleksi dokumen SSE, saya sempat ragu untuk daftar ulang karena kemampuan bahasa inggris saya yang kurang. Akhirnya teman saya meyakinkan diri saya . Saat tes selama tiga hari itu, sungguh perjuangan yang cukup melelahkan sampai-sampai saat setelah selesai membuat presentasi untuk peer teaching test, LED laptop saya pecah. Akhirnya di pagi hari dengan wajah penuh kecemasan saya terburu-buru membuat presentasi yang sederhana dan apa adanya. Setelah pengumuman selesai, akhirnya doa-doa dan usaha selama ini dijawab oleh Tuhan. Ternyata saya ditakdirkan untuk masuk SSE. Keinginan saya untuk berkuliah tanpa membebani orang tua pun terkabul. Ayah saya bangga sekali kepada saya.
             Pelajaran yang saya dapat adalah dibalik semua kegagalan yang gelap dan suram itu pasti ada setitik cahaya keberhasilan yang datang. Di dunia ini memang banyak orang yang pintar tetapi tidak banyak orang yang dapat meraih sebuah pencapaian karena terkadang mereka melebihi batas kemampuan pikirnya itu. Ternyata saya ditakdirkan untuk menjadi seorang guru, pahlawan tanpa tanda jasa. Saya juga mendengar perkataan guru seni saat school observation kemarin, "kamu harus usaha keras, bukan kamu yang akan menjadi pekerjaan, tetapi pekerjaan yang akan datang padamu" dari sana saya mendapat pencerahan bahwa saya harus memanfaatkan kesempatan sebaik mungkin. Atas usaha saya selama ini mungkin ditakdirkan untuk menjadi seorang guru, guru di masa depan.


Kalau terlihat bagus tolong di like. Kalau dirasa menyinggung, mohon dimaafkan karena memang saya masih awam dalam hal menulis.

Saturday, October 15, 2011

Naskah Drama "Tangkuban Perahu" ala OVJ


TANGKUBAN PERAHU SCRIPT
“OVJ style”


Cast :
Dendy Adrian as Little Sangkuriang and spirits
I Putu Eka Prana Y. as Sangkuriang
Riska Dewi Ikhsan as Dayang Sumbi
Firqotun Najiyah as Ngatini and Spirits
Hayatun Nufus C. as Narator


Tool :
-Red Cloth
-Rice Spoon
-Dog doll
-Flip Chart
-Blangkon
-Sword toy


Script :
Narator : Once upon a time there lived a princess. She is “Dayang Sumbi” who daughter from king of West Java. She has a son who name is “Sangkuriang”. Sangkuriang very like to hunting. He used to hunting with his dog which name is Tumang.
He was hunting with Tumang, dog pet palace. Sangkuriang didn’t know the dog is incarnation of the god and his father.
Sangkuriang      : “Hey, can you go with me to hunting in the forest?”
Dog                  : “Au au au”
Narator  : (The dog didn’t obey him to hunting, so he chased away his dog to forest)
When he came back to the castle, he told what the happened to his mother.
Sangkuriang      : “Mom.mom.mom, I  chased my dog and he go away”
Dayang Sumbi   : “Whaaat? You stupid !”
Narator :(His mother was very angry to him, intuitively his mother hit him with spoon which was held on by her).
Sangkuriang      : “I hated you mom !”
Narator : (Sangkuriang was hurt. He was very disappointed and he go away to roam)
Dayang Sumbi   : “No. no don’t go away from me !” hus2 L
Narator : (After that, he was very regretted to herself. She was praying and meditating. On one occasion, god gave her a reward. She became ageless and never being old).
Narator : (After years roam, Sangkuriang finally wanted came back to his homeland)
Sangkuriang      : “I miss my homeland.”
Narator : (When he arrived in his homeland, the kingdom was greatly changed. He met a beautiful girl who is his mother, Dayang Sumbi. He was fascinated by hers beauty, sangkuriang asked her to marry him)
Sangkuriang      : “Hey who are you? You looked so beautiful.”
Dayang Sumbi   : “Oh really? Thank you.”
Narator : (Therefore his handsome, she was also fascinated with him)
Sangkuriang      : “Will you marry me?” preet
Dayang Sumbi   : “Are you serious?”
Sangkuriang      : “Yes, of course.”
Narator : (One day Sangkuriang asked permission to go hunting. He asked Dayang Sumbi to dressing a headband to him)
Sangkuriang      : “Could you help to wear this headband?”
Dayang Sumbi   : “Oh my God”
Narator : (She was shocked when looked a scar in Sangkuriang’s head. She finally knew the man who asked marry to her is her son. She became very frightened)
Ngatini             : Sangkuriang is your son Sumbi
Dayang Sumbi   : Yes, but how obstruct this wedding?
Ngatini             : You should ask him to do something that he can’t do it
Dayang Sumti    : But, what?
Ngatini             : You should ask him to dam Citarum River and Make a big boat to across it. He exactly can’t do it.
Narator : (Ngatini, her servant told her to complete two requirement. One he must build a Citarum River. Second, she asked to make a big boat to cross the river. She wanted him to finish the job before early morning)
Dayang Sumbi   : “Are you sure you wanted to marry me?”
Sangkuriang      : “Yes, of course, why?”

Dayang Sumbi   : “Ok, you must dam a Citarum river and make a big boat to across the river.”
Sangkuriang      : “Heeem, Ok, I will do”
Dayang             : “But you must finish it before early morning”
Sangkuriang      : “Okay, anything for you” jiaaah
Narator : (At night he was meditate. With his strength, he mobilized spirits to finishing his job.
Sangkuriang is meditating . . . Dayang Sumbi peek Sangkuriang, she knew that Sangkuriang was sly. So she used a red cloth to show that now is early morning)
The spirits knew that now has early morning.
Spirits              : We must hurry up!
Sangkuriang      : “Oh no!”
Narator : (Sangkuriang was very angry, so he kicked the boat till side down become a mountain which name is “Tangkuban Perahu”)


Note : spirits = tuyul, mahluk halus dll.

Wednesday, October 12, 2011

how to introduce yourself

Example :

Hello my name is I Putu Eka Prana Yoga. I am 17 years old. I live in Bogor at jl. Nuri Blok D2 no 29. Actually I was born in Bogor at 27 December 1993. I graduated from SMAN 6 Bogor from science class. Now I study at Mathematics Department intake 2011 in Sampoerna School of Education .I take math department because I think it is my passion, when I was junior high school I like it, I want to be a teacher because being a teacher would give you a big reward for moral conduct and develop education level in Indonesia. I live in boarding house at jl. Cikoko Barat no 28. I go to my college on foot but I decided to go by bike next month maybe. My favorite food is satay, spicy food , my favorite drink is milk chocolate & coffee. I like vegetables & fruit such as guava, strawberry, banana etc , because I want to make my body be looked proportional. I have one brother and one little sister. I like playing computer games, browsing, and reading e-book. My motto is “never stop to dream because your dream will lead you to achieve your aspiration”. My aspiration is to become a successful person as a professional teacher in international school and create a school of technology because I have a dream to make Indonesia to be a developed country.